NEWS UPDATE :  

INFORMASI

PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT SEBAGAI TEMPAT ALTERNATIF MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN WIRAUSAHA WARGA BELAJAR

Pendidikan non formal merupakan salah satu bagian dari pendidikan nasional, dimana warga belajar dapat mengikuti kegiatan belajar yang mandiri melalui penguatan pemberdayaan pendidikan. Sesuai dengan ketetapan pemerintah tentang pendidikan nasional, bahwa pendidikan luar sekolah seperti pusat kegiatan belajar masyarakat juga merupakan bagian dari pendidikan nasional untuk mewadahi warga belajar mensetarakan kedudukannya dengan warga lain yang menempuh pendidikan jalur formal.   Makna dasar pusat kegiatan belajar masyarakat adalah pemusatan manajemen dalam hal mencari solusi dalam pemberdayaan sumber daya, yang diselenggarakan dengan latar belakang pembelajaran sehingga output yang dihasilkan dari kegiatan pembelajaran ini mampu meningkatkan soft skill maupun hard skill bagi warga belajar. Dengan demikian diharapkan warga belajar yang menjadikan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) sebagai alternatif tempat belajar mempunyai kesetaraan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh masyarakat dari pendidikan formal. Tujuan dari penelitian ini ingin mendeskripsikan bagaimana kedudukan PKBM di masyarakat dan mendeskripsikan PKBM juga merupakan alternatif menumbuhkan kemandirian berwirausaha.

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk  metodologi penelitiannya, yaitu pendekatan dengan mendeskripsikan suatu kondisi obyek yang diteliti dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Yang menjadi pusat informasi  pada pengumpulan data adalah kepala sekolah atau wakil pusat kegiatan belajar masyarakat sebagai narasumber. Peran peneliti sebagai partisipan penuh dimana peneliti sendiri yang melakukan wawancara. Analisis data didasarkan dari hasil wawancara yang mendalam.

Hasil turun lapang dan analisis data, peneliti simpulkan bahwa PKBM memiliki kesetaraan dengan pendidikan formal dan sangat mungkin sebagai alternatif menumbuhkan kemandirian berwirausaha karena PKBM merupakan pendidikan penyetaraan yang disesuaikan oleh kebutuhan warga belajar dan lebih difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat. PKBM Insan Karya sebagai sampel pada penelitian ini menerapkan konsep kecakapan hidup dalam proses pembelajarannya dengan pola tutor sebaya, pelatihan dan kemitraan dalam menumbuhkan kemandirian wirausaha bagi warga belajarnya